cari disini

Jumat, 15 April 2011

Mensosialisasikan Kecintaan Produk Dalam Negeri Melalui Indonesia Agribusiness 2010 Expo


SURABAYA-Dalam rangka mensosialisasikan kecintaan produk-produk pertanian dalam negeri, baik yang masih berbentuk bahan baku (raw material) maupun yang sudah diolah lebih lanjut maka perlu dilakukan suatu kampanye terhadap produk pertanian tersebut yang dikemas dalam kegiatan promosi atau pameran, demikian salah satu poin penting sambutan tertulis Menteri Pertanian RI yang dibacakan oleh Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kemtan pada pembukaan Indonesia Agribusiness 2010 Expo yang dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Juli 2010 di Ballroom, Sheraton Hotel and Towers, Surabaya.

Hadir pada acara tersebut, Staf Ahli Menteri Bidang Sistem Informasi dan Pengawasan Pertanian, Direktur Pemasaran Domestik Ditjen PPHP, Pejabat Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota Jawa Timur, Ketua Panitia Penyelenggara Pameran (Dirut PT. Feraco) dan sejumlah perwakilan dari peserta pameran serta undangan lainnya.
Lebih lanjut, Dirjen PPHP Kemtan mengharapkan melalui promosi atau expo ini akan dapat saling berinteraksi antara petani produsen baik dengan konsumen maupun dengan pedagang dan eksportir, sehingga menimbulkan kesepakatan-kesepakatan bisnis yang saling menguntungkan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Pameran dalam laporannya menyampaikan bahwa, di era persaingan usaha yang semakin ketat saat ini, sudah suatu keharusan promosi/expo dilakukan. Promosi sebagai bagian dari pemasaran merupakan urutan terdepan dalam menyampaikan keunggulan produk kepada konsumen, agar konsumen tahu, membeli sampai akhirnya loyal terhadap produk tersebut. Produk apapun akan sulit diketahui konsumen kalau tidak didukung oleh promosi, salah satunya adalah melalui Indonesia Agribusiness 2010 Expo.

Indonesia Agribisnis Expo 2010 merupakan penyelenggaraan pameran yang ke-9 kalinya, dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 22 Juli s.d. 25 Juli 2010 bertempat di Convention Hall Tunjungan Plaza 3, Surabaya, dengan mengusung tema “Cinta 100% Produk Indonesia” dan sub tema “Aneka Tepung Lokal Membuat Sehat dan Cantik”.
Pameran diikuti oleh para pelaku usaha yang bergerak di sektor agribisnis, baik yang berskala UKM maupun skala besar serta binaan instansi pemerintah (provinsi, kabupaten/kota dan kementerian terkait) dan swasta. Pameran produk untuk tahun 2010 diikuti oleh 65 peserta dari seluruh wilayah nusantara yang menempati lebih dari 120 stand pameran. Sedangkan dari Kementerian Pertanian, ikut berpartisipasi pada pameran tersebut adalah Ditjen PPHP, Pusat Perizinan dan Investasi serta Direktorat Jenderal Perkebunan.
Pada Indonesia Agribisnis 2010 Expo, Stand Ditjen Perkebunan yang merupakan bagian dari Stand Kementerian Pertanian, bersama BBP2TP Surabaya mensosialisasikan program dan kebijakan pembangunan perkebunan yang dipadukan dengan kegiatan pelayanan di bidang perbenihan dan proteksi tanaman perkebunan dalam bentuk poster, banner, leaflet dan buku-buku publikasi serta mempromosikan berbagai produk komoditi unggulan perkebunan, sedangkan dari BBP2TP menyajikan berbagai contoh-contoh benih tanaman perkebunan yang dipromosikan dalam bentuk produk display.(hukmas)

Sumber Berita: Ditjen Perkebunan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar