cari disini

Rabu, 22 September 2010

menanti impian


Selaksa kepingan yang dirangkai memintal sebuah harapan untuk tergenggam, terkepal, dan tak ‘kan rela ‘tuk terlepas meski sekejap mata indah itu menebar pesona, lalu biarkan sepasang sayap terkepak.
Dan bintang yang selalu bersinar, meski lelah berumpat dengan awan akan selalu setia berikan setitik cahaya demi ribuan senyum. Tawa, semangat, dan impian di hati akan alirkan selaksa kekuatan di panggung yang berkilau, di mana ada comet yang setia menanti. Jalan hari ini ‘kan cipta bayang esok. Ketuk langkah dendangkan melodi untuk rangkai seuntai bangga. Akan selalu ada sayap ‘tuk gapai singgasana bidadari.
Andaikan langit hanyalah hamparan panjang kain hitam yang hempaskan kegelapan, dan jika bintang tak lagi temukan cahayanya, kuingin kembali ke tempat itu. Tempat di mana impian kecil terajut nyaris sempurna. Dan jika waktu dapat dipermainkan, kuingin kembali ke masanya. Agar dapat kurasakan sekali lagi, bagaimana menanti impian itu…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar